You must have JavaScript enabled in order to use this theme. Please enable JavaScript and then reload this page in order to continue.
Loading...
Logo Desa Sumber Nadi
Sumber Nadi

Kec. Ketapang, Kab. Lampung Selatan, Provinsi Lampung

Selamat datang di Website Resmi Desa Sumber Nadi, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Desa Sumber Nadi dipimpin oleh Kepala Desa I Ketut Sinda Atmita dan beralamat di Jl. Trans Sumatera KM. 25, Candimas, Natar, Lampung Selatan. Untuk informasi dan pelayanan desa, silakan hubungi Kasi Pelayanan I Made Suryanto (WA: 0823-7719-8428). Website Resmi Desa Sumber Nadi Selamat datang di Website Resmi Desa Sumber Nadi, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung. Desa Sumber Nadi dipimpin oleh Kepala Desa I Ketut Sinda Atmita dan beralamat di Jl. Trans Sumatera KM. 25, Candimas, Natar, Lampung Selatan. Untuk informasi dan pelayanan desa, silakan hubungi Kasi Pelayanan I Made Suryanto (WA: 0823-7719-8428). Website Resmi Desa Sumber Nadi

Piodalan Pura Dalam Sumber Nadi

Administrator 18 Januari 2026 Dibaca 16 Kali
Piodalan Pura Dalam Sumber Nadi

iodalan merupakan salah satu upacara suci yang sangat penting dalam ajaran agama Hindu di Bali, yang dilaksanakan untuk memperingati hari jadi atau turunnya kekuatan suci (Dewa-Dewi) di sebuah pura. Piodalan di Pura Dalam Sumber Nadi memiliki makna spiritual yang mendalam karena pura ini tidak hanya menjadi pusat kegiatan keagamaan, tetapi juga melambangkan kesucian alam, khususnya sumber air yang berperan sebagai nadi kehidupan masyarakat. Sumber air tersebut sejak dahulu dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta menunjang kegiatan pertanian, sehingga keberadaannya sangat dihormati dan disucikan.

Secara filosofis, Pura Dalam Sumber Nadi dimaknai sebagai tempat pemujaan Ida Sang Hyang Widhi Wasa dalam manifestasinya sebagai penjaga keseimbangan alam. Pelaksanaan piodalan biasanya didasarkan pada perhitungan kalender Bali yang diwariskan secara turun-temurun, diawali dengan persiapan sarana upacara, pembersihan area pura, dan kegiatan gotong royong masyarakat. Pada puncak upacara, umat Hindu melaksanakan persembahyangan dengan penuh khidmat sebagai wujud rasa syukur dan bhakti, di mana air suci atau tirta dari sumber nadi memiliki peran penting sebagai sarana penyucian lahir dan batin.

Piodalan Pura Dalam Sumber Nadi mengajarkan nilai-nilai luhur yang sejalan dengan konsep Tri Hita Karana, yaitu keharmonisan hubungan antara manusia dengan Tuhan, sesama manusia, dan alam. Upacara ini menjadi momentum kebersamaan serta penguatan identitas budaya masyarakat setempat, sekaligus pengingat akan pentingnya menjaga kelestarian sumber air sebagai aset bersama. Dengan demikian, piodalan ini tidak hanya bermakna religius, tetapi juga menjadi wujud nyata kepedulian terhadap keseimbangan hidup dan kelestarian lingkungan.


 

 
 
 
 
Bagikan Artikel Ini
Beri Komentar
Komentar baru terbit setelah disetujui oleh admin
CAPTCHA Image